
Garut — Memperingati Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-76, Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Garut menghadirkan inovasi media melalui peluncuran Podcast “Bincang Fatayat”. Program ini resmi diluncurkan pada 21 April 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, sebagai simbol keberlanjutan semangat perjuangan perempuan dalam konteks kekinian, khususnya di ruang digital.
Peluncuran dilakukan secara serentak di seluruh kanal media digital resmi Fatayat NU Garut, yaitu YouTube, Instagram, dan TikTok, sebagai bentuk adaptasi organisasi terhadap ekosistem komunikasi digital yang semakin dinamis. Momentum Hari Kartini dipilih untuk menegaskan bahwa perjuangan perempuan hari ini tidak hanya berlangsung di ruang fisik, tetapi juga di ruang media—melalui produksi narasi, pengetahuan, dan wacana yang berkeadilan.
Episode perdana Podcast “Bincang Fatayat” mengangkat tema “Kepemimpinan Perempuan: Fatayat NU sebagai Madrasah Kader Perempuan”. Tema ini menegaskan posisi strategis Fatayat NU sebagai ruang kaderisasi yang tidak hanya membentuk kapasitas kepemimpinan perempuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keberpihakan pada isu-isu perempuan. Episode ini menghadirkan Ketua PC Fatayat NU Garut, Dr. Ernawati, M.Pd.I sebagai narasumber, yang berbagi perspektif dan pengalaman terkait proses kaderisasi dan praktik kepemimpinan perempuan di tubuh Fatayat NU. Sementara itu, perbincangan dipandu oleh Iska Fatmawati, M.Pd.I sebagai host.
Dalam keterangan resminya, Ketua pelaksana Harlah Fatayat NU yang ke-76, Sarifatun Nisa, menyampaikan bahwa kehadiran podcast ini merupakan salah satu rangkaian Harlah Fatayat NU ke-76 yang diadakan oleh Fatayat NU Kabupaten Garut sebagai bagian dari strategi komunikasi organisasi dalam memperluas jangkauan dakwah dan advokasi berbasis media digital. Ia menekankan bahwa Fatayat NU perlu hadir secara aktif sebagai produsen konten yang mampu membangun narasi alternatif tentang perempuan. Ia menjelaskan bahwa podcast ini dikembangkan dengan mengusung semangat kepemimpinan perempuan bertajuk “Berdaya, Berdampak, Mendunia” sebagai tema besar Harlah Fatayat NU. Dalam pandangannya, “berdaya” tidak hanya merujuk pada kemampuan individu, tetapi juga pada proses kolektif dalam membangun kesadaran kritis perempuan. “Berdampak” menjadi indikator bahwa kepemimpinan perempuan harus menghadirkan perubahan sosial yang nyata, sementara “mendunia” merupakan visi untuk membawa gagasan dan praktik baik perempuan Fatayat NU ke ruang global melalui kekuatan media digital.
Podcast “Bincang Fatayat” diharapkan menjadi ruang dialog yang produktif sekaligus reflektif, yang mampu menghubungkan pengalaman kader di tingkat lokal dengan wacana yang lebih luas. Dengan demikian, Fatayat NU tidak hanya berperan sebagai organisasi kader, tetapi juga sebagai aktor penting dalam produksi pengetahuan dan transformasi sosial.
Launching podcast “Bincang Fatayat” ini menandai langkah strategis Fatayat NU Garut dalam mengintegrasikan gerakan kaderisasi dengan penguatan media digital. Bertepatan dengan Hari Kartini, inisiatif ini menjadi simbol bahwa semangat emansipasi terus hidup dan bertransformasi—dari perjuangan literasi di masa lalu menuju perjuangan literasi digital di masa kini. Podcast “Bincang Fatayat” diharapkan mampu menjadi medium inspiratif yang menggerakkan perempuan untuk terus belajar, memimpin, dan memberi dampak bagi masyarakat luas.
KONTAK MEDIA
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Chotijah Fanaqi
Jabatan Ketua Bidang II Fatayat NU Garut
Nomor HP / WhatsApp: 081222828189
Email Resmi: chotijahfanaqi@gmail.com