Purwakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Bidang Sosial Seni dan Budaya PW Fatayat NU Jawa Barat bekolaborasi dengan PC Fatayat NU Purwakarta dan YPKI (Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia) menyelenggarakan kegiatan talk show bertema “Healthy Mom, Strong Families: Ibu Sehat, Keluarga Kuat, Negara Bermartabat, Cegah Kanker Sejak Dini”. Dan Aksi Sosial dengan menyalurkan sembako kepada 70 Janda Dhuafa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 21 Desember 2025, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Villa Cangkir Cipulus, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.
Talk show ini menghadirkan dua narasumber yang sangat kompeten dalam bidangnya. Pertama, Nadya Yulianty Salsabila, S.Psi., M.Pd, seorang ahli psikologi dan parenting, yang berbicara mengenai pentingnya peran ibu dalam membentuk keluarga yang sehat secara mental dan emosional. Dalam sesinya, Nadya memberikan wawasan mengenai cara-cara efektif dalam mendidik anak dan menjaga keharmonisan keluarga di tengah berbagai tantangan zaman modern.
Narasi kedua hadir dari Afina Putri Indriani, S.Keb, dari Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia (YPKI) seorang ahli kesehatan dan spesialis kanker, yang memberikan penjelasan mendalam tentang pencegahan kanker sejak dini, terutama yang dapat menyerang ibu-ibu. Afina menekankan pentingnya deteksi dini, pola hidup sehat, serta peran ibu dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari penyakit berbahaya.
YPKI memberikan Fasilitas kepada para peserta yang hadir berupa Pemeriksaan gejala kanker serviks (papsmears) gratis yg bekerja sama dengan Kimia Farma.
Tema acara, “Healthy Mom, Strong Families,” bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu, akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Dengan ibu yang sehat, diharapkan akan tercipta keluarga yang kuat dan pada akhirnya, negara yang bermartabat. Talk show ini juga menyoroti pentingnya peran ibu dalam membangun keluarga yang harmonis dan berdaya saing.
Tidak hanya diisi dengan kegiatan edukatif, acara ini juga dirangkaikan dengan aksi kemanusiaan berupa penyaluran bantuan sembako kepada 70 janda dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial Fatayat NU terhadap masyarakat yang membutuhkan. Aksi ini menjadi wujud nyata komitmen Fatayat NU dalam menguatkan nilai solidaritas sosial dan kemanusiaan.
Suasana acara semakin semarak dengan adanya games seru dan berhadiah yang melibatkan ibu dan anak. Kegiatan ini dirancang untuk mempererat kedekatan keluarga sekaligus menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan dalam momentum peringatan Hari Ibu. Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari ibu rumah tangga, aktivis sosial, hingga profesional muda yang ingin memperdalam pengetahuan tentang kesehatan ibu dan keluarga. Selain itu, talk show ini juga menjadi ajang untuk berbagi informasi dan pengalaman seputar peran ibu dalam keluarga serta upaya preventif dalam menghadapi penyakit kanker.
“Semoga peringatan hari ibu ini menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan, khususnya para ibu, sebagai pilar utama keluarga, masyarakat, dan bangsa. harapan saya para ibu Indonesia senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan ruang yang adil untuk berkontribusi dalam pendidikan, sosial, serta pembangunan, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Saya juga berharap generasi muda perempuan semakin berdaya, berakhlak mulia, serta mampu melanjutkan perjuangan para ibu dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berkeadaban.” Ujar sahabat Hj. Nung Najibah, S.Ag., Ketua Bidang Sosial Seni dan Budaya PW Fatayat NU Jawa Barat.
Melalui acara ini, Bidang Sosial, Seni dan Budaya PW Fatayat NU Jawa Barat berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya perawatan kesehatan ibu dan keluarga. Di akhir acara, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber serta berbagi pengalaman tentang topik-topik yang dibahas.
Dengan tema yang sangat relevan dan narasumber yang berkompeten, acara ini tidak hanya memberikan informasi penting, tetapi juga mempererat silaturahmi antar anggota dan masyarakat Purwakarta.