Fatayat NU Jabar Perkuat Mesin Kaderisasi: ToT Jadi Strategi Cetak Pelatih Moderat dan Adaptif di Tengah Tantangan Zaman

Puput Latifa

No Comments

SIFANA jabar – Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem kaderisasi sebagai fondasi keberlanjutan organisasi melalui kegiatan Training of Trainer (ToT) yang digelar pada 3 – 5 April 2026 di Aula PWNU Jawa Barat. Kegiatan ini tidak sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memastikan kualitas dan arah pengkaderan Fatayat NU tetap relevan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan: Mencetak Trainer Handal, Adaptif, dan Moderat untuk Fatayat NU Jawa Barat,” kegiatan ini diikuti oleh 50 kader terpilih yang telah menyelesaikan jenjang Latihan Kader Dasar (LKD) dan Latihan Kader Lanjutan (LKL) dari berbagai cabang di Jawa Barat.

Ketua PW Fatayat NU Jawa Barat, Minyatul Ummah, menegaskan bahwa penguatan kaderisasi bukan hanya soal regenerasi, tetapi juga tentang menjaga arah ideologis dan kualitas kepemimpinan organisasi di masa depan.

“Kaderisasi adalah jantung organisasi. ToT ini bukan sekadar melatih kemampuan teknis fasilitasi, tetapi memastikan nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah tetap menjadi ruh dalam setiap proses pengkaderan. Kita ingin melahirkan trainer yang tidak hanya cakap secara metodologi, tetapi juga kokoh secara ideologi dan responsif terhadap tantangan zaman,” ujar Minyatul Ummah.

Ia juga menekankan bahwa di tengah berbagai tantangan seperti disrupsi digital, perubahan sosial, hingga isu-isu perempuan dan anak yang semakin kompleks, Fatayat NU membutuhkan pelatih yang mampu mentransformasikan nilai, bukan sekadar menyampaikan materi.

“Trainer Fatayat NU ke depan harus mampu menjadi agen perubaha yang tidak hanya mengajar, tetapi menggerakkan, menginspirasi, dan membangun kesadaran kritis kader di semua level,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kaderisasi PW Fatayat NU Jawa Barat, Ani Ramayanti, menjelaskan bahwa ToT ini dirancang sebagai bagian dari upaya standardisasi sekaligus peningkatan kualitas pengkaderan di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Selama ini tantangan kita adalah adanya variasi kualitas pengkaderan di tingkat cabang hingga anak cabang. Melalui ToT ini, kita ingin menyamakan persepsi, metode, dan kedalaman materi agar proses kaderisasi berjalan lebih sistematis, terukur, dan berdampak,” jelas Ani Ramayanti.

Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam ToT ini tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik langsung yang intensif, termasuk simulasi fasilitasi, dinamika forum, hingga praktik baiat.

“Kami mendorong peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi benar-benar terlatih secara praktik. Karena menjadi trainer itu bukan hanya soal tahu, tetapi soal mampu mentransformasikan pengetahuan menjadi pengalaman belajar yang hidup dan membekas,” lanjutnya.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya pendekatan andragogi atau pendidikan orang dewasa, serta pemanfaatan metode partisipatif dalam proses pembelajaran. Hal ini dinilai krusial untuk menjawab kebutuhan kader Fatayat NU yang semakin beragam, baik dari sisi latar belakang maupun tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing.

Dengan struktur organisasi yang mencakup 34 wilayah, ratusan cabang, hingga ribuan ranting di seluruh Indonesia, Fatayat NU menempatkan kaderisasi sebagai prioritas utama untuk menjaga kesinambungan gerakan. Jawa Barat sebagai salah satu wilayah dengan basis kader besar dinilai strategis dalam menjadi model pengkaderan yang berkualitas.

Melalui ToT ini, PW Fatayat NU Jawa Barat berharap lahirnya para trainer yang mampu menjadi garda terdepan dalam mencetak kader perempuan muda NU yang militan, moderat, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Kegiatan ditutup dengan pengukuhan fasilitator baru, yang diharapkan dapat langsung berkontribusi dalam penguatan kaderisasi di tingkat cabang hingga ranting di seluruh Jawa Barat.

Kabar Menarik Lainnya

Fatayat NU Rumuskan Lima Strategi Hadapi Era Digital

Fatayat NU Rumuskan Lima Strategi Hadapi Era Digital

Studium General: Penguatan Hak-Hak Disabilitas melalui Penulisan Artikel Populer dan Konten Kreatif

Aklamasi, Nyai Hj Minyatul Ummah Terpilih Pimpin Fatayat NU Jawa Barat 2025–2030

Leave a Comment

Dompet sosial

Dompet Sosial Fatayat NU
Jawa barat

Mari berdonasi untuk masyarakat Jawa Barat yang membutuhkan.

No. Rek: 1386160081

Bank: BNI

A.n: PW Fatayat NU Jawa Barat