SIFANA Jabar (Sistem Informasi Fatayat NU Jawa Barat) adalah platform digital resmi yang dikembangkan oleh Fatayat NU Jawa Barat untuk mengelola data, informasi, dan program organisasi secara terpadu.
SIFANA Jabar hadir sebagai jawaban atas kebutuhan transformasi digital dalam tata kelola organisasi perempuan NU, sehingga informasi terkait keanggotaan, kegiatan, dan program dapat diakses dengan lebih mudah, cepat, dan akuntabel.
Melalui SIFANA Jabar, PW Fatayat NU Jawa Barat memperkuat identitas digitalnya sekaligus membangun ruang komunikasi dan kolaborasi yang lebih luas bagi kader, pengurus, serta masyarakat.
Sejarah Singkat PW Fatayat NU Jawa Barat
Fatayat NU Jawa Barat bermula dari konsolidasi nasional Fatayat NU pada 1950, dengan Bandung menjadi salah satu pusat konsolidasi awal yang mewakili lima cabang dari Jawa Barat. Fatayat NU sendiri didirikan di Surabaya pada 24 April 1950, sebagai badan otonom NU untuk perempuan muda, yang kemudian melakukan konsolidasi ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Barat.
Setelah Fatayat NU resmi berdiri di Surabaya pada 24 April 1950, konsolidasi organisasi segera dilakukan di beberapa kota besar, salah satunya Bandung yang menjadi pusat konsolidasi awal untuk wilayah Jawa Barat.
Pertemuan konsolidasi di Bandung dihadiri oleh perwakilan dari lima cabang Fatayat NU di Jawa Barat, yang menjadi penanda dimulainya kehadiran organisasi di wilayah tersebut.
Peran Bandung sebagai pusat konsolidasi awal ini menjadikan Fatayat NU Jawa Barat sebagai bagian dari jaringan nasional organisasi perempuan muda Muslimah di Indonesia
Visi dan Misi
Menjadi rujukan pengetahuan Islam dan Perempuan Membangun kesadaran kritis perempuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, penguatan SDM, Human Resource Development dan Pemberdayaan Masyarakat Mempersiapkan kader yang bersatu, mandiri dan berprestasi dengan memiliki ideologi kuat dan peduli pada permasalahan umat
Menjadi rujukan pengetahuan Islam dan perempuan.
Membangun kesadaran kritis perempuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, penguatan SDM, Human Resource Development dan Pemberdayaan Masyarakat.
Mempersiapkan kader yang bersatu, mandiri dan berprestasi dengan memiliki ideologi kuat dan peduli pada permasalahan umat.